Sedikit Yang Tau, Inilah 11 Hal Suka Duka Mejadi Supir truk

Supir Truk


Seperti kita ketahui banyak sekali jenis pekerjaan yang ada di dunia ini, mungkin sebagian orang tidak mengetahui suka duka suatu pekerjaan, dan hanya bisa melihat dari luar tanpa mengerti apa yang sebenarnya yang terjadi di dalam dunia kerja itu.

Dalam tulisan kali ini saya tuliskan Suka Duka suatu pekerjaan yaitu bekerja Mejadi Supir truk, tulisan ini berdasarkan pengalaman saya bekerja di dunia expedisi selama lima tahun di daerah Banyuwangi, sehingga bisa menjadikan gambaran bagaimana sih bekerja sebagai supir truk itu..

Sama seperti pekerjaan yang lainnya ada kekurang dan ada kelelebihan masing-masing. Sehingga banyak sekali orang memutuskan untuk menjadi seorang supir truk. Keputusan ini di pengaruhi dari beberapa faktor. antara lain :

  • Terpaksa atau tidak ada pekerjaan lainnya.
  • Karena keluarga, hal ini terjadi karena sebelumnya salah satu atau lebih keluarganya ber profesi sebagai supir sehingga terlihat menjanjikan.
  • Memang suka menjadi supir.
  • Gajinya besar.
  • Suka berpetualang.
  • dan alasan-alasan lainnya.

Inilah suka duka menjadi Supir Truk

Sukanya kalo jadi supir.

1. Banyak pengalaman

Sering perjalanan jauh lintas kota dan lintas propinsi, pasti seorang supir truk akan sering bertemu bermacam-macam orang. Mulai dari Mbak warung, pengurus truk, Petugas timbangan, Polisi, Preman, Copet, Maling, pengamen, PSK dan masih banyak lagi. Sang supir akan berpengalaman menghadapi bermacam-macam karakter orang, jabatan dan profesi.

Segala macam jalanan seperti tanjakan, turunan, jalan mulus dan jalan berlubang pasti sudah seperti makanan sehari-hari. Sehingga akan menambah penglaman dan keahlian sang supir dalam mengemudikan truk. Seperti yang kita ketahui truk mengangkut muatan berat sehingga tidak semudah mengemudi kendaraan lainnya.

Di butuhkan keahlian dan feeling tentang kinerja mesin truk. Jika salah dalam mengoper gigi bisa berakibat fatal. seperti mesin rompal dan truk bisa mundur karena tidak kuat menanjak ataupun mengalami tabrakan.

2. Hafal Jalan

Biasanya supir dalam satu bulan akan mendapat Delivery Order ( DO ) dengan tujuan yang sama, sehingga sang supir akan melewati jalan itu lagi, tanpa bantuan GPS yang ada di hape android pun sang supir sudah hafal akan jalan. Tentu saja tidak hanya jalan saja yang di hafal.

Jika sudah seperti ini maka supir akan hafal banyak hal seperti tanda-tanda yang ada pada jalan raya, tempat-tempat warung favorit, Pom bensin langganan dan tempat-tempat yang aman buat parkir maupun beristirahat. Karena pada saat di jalan ada masanya sang supir akan merasa lapar, sehingga akan berhenti di warung favorit. Ataupun ingin tidur dan istirahat biasanya sang supir akan mencari Pom bensin langganan, tapi bisa juga rumah makan yang area parkirnya luas.

keahlian hafal jalan tentu sangat bermanfaat pada saat di butuhkan, seumpama mau ngantar saudara ke Nikahan anaknya yang di jakarta pakai mobil pribadi pasti akan terbantu dengan pengalamannya di jalan sudah  hafal jalan. Bandingkan dengan orang yang tidak pernah ke jakarta nyetir sendiri pasti agak kebingungan.

3. Wisata Kuliner Setiap Hari

Pribahasa yang terkenal dalam dunia supir seperti "Mangan koyo rojo, turu koyo asu" benar adanya. di jalanan saat perut lapar supir dengan bebas akan memilih akan makan apa hari ini, tidak ada kata bosan masalah makanan. Karena memang banyaknya pilihan.

Contohnya saja jika sudah bosan makan nasi padang, tinggal cari rumah makan lain yang menyediakan menu lainnya, tentunnya dengan rasa yang nikmat. Dengan berbekal sangu yang banyak apalagi kiriman jauh tentu supir tidak akan kesulitan untuk makan enak.

Mau lalapan, bakso, pecel, KFC dan makanan lainnya tinggal pilih, tentu saja di sepanjang jalan sang supir sudah hafal sebagian tempat makan yang enak.

4. Gaji besar

Untuk perusahaan Expedisi besar, tak ragu memberikan gaji besar pada supir mereka rata-rata gaji bisa mencapai 8 juta perbulan untuk truk jenis Tronton dan trailer mini, tentu saja semakin berat muatan maka gajinya akan bertambah, semakin jauh orderan maka gaji juga akan bertambah.

Gaji di dunia per supiran itu macam - macam hitungannya, tergantung perusahaan expedisinya. ada yang dapat gaji tetap ada juga yang tidak. Ada juga supir yang dapat sisa sangu ditambah Insentif atau totalan setelah muatan dikirim.

Tapi untuk supir yang memiliki truk secara pribadi tentu nerima uang lebih banyak daripada yang hanya sebagai mitra atau karyawan perusahaan.

5. Fisik Semakin Kuat

Selama bekerja di dunia Truk, jarang sekali saya melihat supir yang lemah. Rata-rata supir itu kuat fisiknya walaupun badannnya kecil. Hal ini terbukti saya pernah melihat ada seorang supir yang badannya kecil tapi kuat ganti ban truk 4 buah.

Hal ini bisa terjadi memang bekerja di truk itu di butuhkan fisik yang kuat, banyak sekali pekerjaan supir yang membutuhkan banyak tenaga, seperti :

  • Ganti ban, 1 ban baut rodanya saja ada 8 besar - besar lagi.
  • Nerpali ( masang terpal setelah muat ) bayangin dah nerpali Trailer yang muat pupuk 50 ton.
  • Cuci tangki luar dalam (truk tanki)
  • Buka Kabin ( untuk truk jepang )
  • Masang dan metal gandengan.
  • Nyetel rem dan ngecek - ngecek kondisi truk sebelum jalan.

Dukanya menjadi supir

6. Jauh dari Keluarga.

Tugas seorang supir adalah mengantarkan muatan di suatu tempat ke tempat tujuan, jaraknya bervariasi, bisa puluhan kilometer bahkan ribuan kilometer.

Semakin jauh jarak tempuhnya semakin lama perjalanan yang di perlukan untuk mengantar muatan. Sehingga hal ini membuat sang supir jauh dari keluarga.

Sebagai gambaran saja muat dari Surabaya bongkar ke kota Jakarta ( sekitar 1000 km lebih ) di butuhkan waktu 3 - 5 hari, tergantung kondisi jalan dan jenis truk yang digunakan.

Namun walaupun jauh dari keluarga, technologi sekarang sudah maju, untuk komunikasi sangat mudah sekali, seperti untuk kirim pesan, telpon ataupun video call keluarga bisa menggunakan smartphone.


7. Resiko besar. (taruhan nyawa)

Kerja dilapangan di butuhkan kewaspadaan tinggi, terutama untuk supir truk, harus mempersiapkan fisik prima dan konsentrasi.

Resiko tabrakan bisa terjadi jika supir dalam keadaan tidak waspada karena ngantuk.

Resiko blind spot juga membuat supir tidak dapat melihat kendaraan kecil seperti motor yang tiba-tiba masuk kolong truk.

Meskipun supirnya tidak apa-apa jika terjadi kecelakaan ataupun pelanggaran lalu lintas bakal panjang urusannya.

Seperti contoh supir truk yang menabrak sapi warga yang tiba-tiba lewat di tengah jalan, yang salah sapinya tapi malah pemilik sapi meminta ganti rugi pada supir truk.

Dan hal itu akan menguras waktu, energi dan uang.

8. Kurang Tidur.

Jam kerja yang panjang, tuntutan waktu sampai membuat supir truk jarang tidur demi muatan agar cepat sampai.

Maka kopi dan rokok setia menemani setiap perjalanan ataupun waktu istirahat di rumah makan.

Karena kopi dan rokok merupakan instrumen yang bisa membantu supir untuk menunda rasa ngantuk.

Biasanya supir mulai perjalanan pada jam 3 pagi sampai jam 12 siang istirahat, kemudian start lagi jam 3 sore sampai jam 8 malam, terkadang di kota ada jam larangan sehingga truk tidak bisa lewat jam itu. Akhirnya supir berangkat agak malam agar bisa lewat, sekitar jam 10 malam.

9. Kesehatan terganggu.

Bekerja siang malam di jalanan, cuaca dingin dan panas hari selalu di rasakan di jalanan, tetapi mayoritas fisik seorang supir kuat-kuat, sehingga jarang sekali sakit. Mungkin hal ini karena di imbangi oleh makanan yang bergizi dan fisik sering kerja berat, sehingga tubuh pun terlatih.

Tak semua supir badannya selalu sehat, terkadang penyakit berat pelan-pelan menjangkit dalam hal ini karena kebiasaan buruk di saat bekerja, seperti :

  • Tidur tidak teratur.
  • Sering makan makanan yang mengandung kolestrol tinggi.
  • Sering kena angin malam.
  • Merokok dan ngopi
Karena kebiasaan tersebut tak jarang supir terkena penyakit berat seperti darah gula, jantung, darah tinggi, struk, dan ambeyen.

10. Banyak godaan.

Tidak seperti kerja kantoran yang hanya berada di tempat itu saja dan jarang bertemu dengan orang-orang baru, menjadi supir truk harus siap mengarungi dunia luar. Tak hanya hal positif yang di dapat, tetapi juga terdapat hal negatif seperti godaan-godaan yang ada di jalanan.

Supir truk pasti sudah sering sekali menghadapi godaan seperti ini, ketemu mbk warung yang cantik, Wanita Tuna Susila, Di ajak bermain Judi, di ajak mencuri muatan, di ajak menjual sparepart truk, menyogok oknum Polisi dan godaan lainnya.

11. Waktu Habis Di Jalan

Tak bisa di pungkiri di jalanan tidak selalu lancar, terkadang saat jalanan mulai padat maka macet adalah makanan sehari-hari bagi para supir truk. Macetnya pun durasinya bermacam-macam antara satu jam bahkan bisa sampai satu hari penuh.

Hal ini terjadi banyak hal yang tak terduga di jalanan, contohnya tiba-tiba ada kecelakaan yang makan jalan raya sehingga arus jadi macet karena menunggu evakuasi dari petugas untuk menyingkirkan sisa-sisa kecelakaan.

Demikianlah postingan tentang Suka duka menjadi Supir truk. Bagaimana menurut kamu?

1 Response to "Sedikit Yang Tau, Inilah 11 Hal Suka Duka Mejadi Supir truk"

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel